POTENTIAL ADDED VALUE OF ARECA NUT PRODUCTS IN ACEH

  • Miftahul Jannah Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Engineering and Technology, IPB University
  • Machfud Machfud Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Engineering and Technology, IPB University
  • Sugiarto Sugiarto Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Engineering and Technology, IPB University

Abstract

Pengembangan agroindustri di Aceh dapat mendorong pertumbuhan ekonomi karena sumber utama
pendapatan masyarakat Aceh berasal dari sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai tambah
dan menemukan strategi terbaik untuk meningkatkan nilai tambah produk pinang. Penelitian ini menggunakan
analisis nilai tambah, dimana output dikurangi biaya input dan analisis IFAS, EFAS dan SWOT untuk menentukan
strategi terbaik untuk pengembangan agroindustry pinang. Hasil penelitian menunjukkan nilai tambah yang
diperoleh dengan pengolahan pinnag menjadi tanin mencapai Rp 130.000 sedangkan pewarna alami mencapai
Rp 105.000. Berdasarkan hasil analisis faktor internal dan eksternal menunjukkan bahwa factor internal lebih
berpengaruh terhadap pengembangan agroindustry pinang dengan skor 3.00. Berdasarkan hasil model strategi
kuantitatif, pengembangan agroindustri pinang dapat dilakukan dengan memaksimalkan peluang dan mengatasi
segala faktor yang menjadi kelemahan. Oleh karena itu, strategi yang paling tepat untuk pengembangan produk
potensial pinang adalah memfasilitasi dan mensosialisasikam informasi tentang produk turunan pinang kepada
masyarakat serta mempromosikan dan meningkatkan inovasi teknologi untuk mempercepat adopsi teknologi oleh
para petani.
Kata kunci: agroindustri, pinang, nilai tambah, analisis

Published
2021-11-09