Communication Convergence in Village Development Program (Case: Village Fund in Sungai Kali Village, South Kalimantan)

  • Oki Gusri Anto IPB University
Keywords: convergence communication, social inequality, village development, village funding

Abstract

Development and communication are two inseparable factors because a successful development cannot come up without the communication role as a strategy to realize a community welfare. The social inequality and poverty of today is caused by the development that is not in line with the community’s real needs or expectations. This triggers disagreements or non-convergent communication among all resource managers in the village. This study uses the theoretical approach of convergence communication model to examine factors that influence the development gaps in terms of individual characteristics, and the supporting environment available and to formulate convergent strategies to solve development gaps. This research is designed with a quantitative approach and qualitative data to identify social behaviors and symptoms in the community. The results showed that communication convergence does not occur in the development programs, which could be affected by low education, income levels and inappropriate policies applied in development to achieve common development goals.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Anwas, O. M. (2013). Pengaruh pendidikan formal, pelatihan dan intensitas pertemuan terhadap kompetensi penyuluh pertanian. Pendidikan Dan Kebudayaan, 19 No 1.
Ardiyanti, H. (2012). Konflik Sampang: Sebuah Pendekatan Sosiologi-Komunikasi. Sosiologi Komunikasi, 3 No.2, 225–241.
Bungin, B. M. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif: Edisi Kedua (A. Supriyatna (ed.); 2nd ed.). Kencana.
Cahyono, B., & Adhiatma, A. (2016). Peran modal sosial dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat petani tembakau di Kabupaten Wonosobo. Conference In Business, Accounting, And Management (CBAM).
Creswell, J. (2013). Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. In Research design.
Farihanto, M. N. (2016). Dinamika komunikasi dalam pembangunan Desa Wisata Brayut Kabupaten Sleman. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v19i3.37
Hermansyah Asep, P. R. (2018). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Pelaksanaan Pembangunan Fisik di Desa Sindanglaya Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Pembangunan Dan Kebijakan Publik, 09 No 01.
Humaidi, L., Hubeis, A. V. S., Puspitawati, H., & M Anwas, O. E. (2020). Karakteristik Penyuluh Dalam Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi Pertanian. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v4i1.6113
Kementerian Keuangan. (2017). Buku saku dana desa. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Kholmi, M. (2017). Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Studi di Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang). Journal of Innovation in Business and Economics. https://doi.org/10.22219/jibe.vol7.no2.143-152
Mulyandari, Retno Sri Hartiti., Sumardjo., Pandjaitan, Nurmala K., Lubis, D. P. (2010). Pola komunikasi dalam pengembangan modal manusia dan sosial pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 28 No.2, 135–158.
Mulyandari, R. S. H., Sumardjo, S., Pandjaitan, N. K., & Lubis, D. P. (2016). Pola komunikasi dalam pengembangan modal manusia dan sosial pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi. https://doi.org/10.21082/fae.v28n2.2010.135-158
Mustanir, A., & Darmiah, D. (2016). Implementasi kebijakan dana desa dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Teteaji Kecamatan Telu Limpoe Kabupaten Sidendreng Rappang. Jurnal Politik Profetik.
Noor, M. (2011). Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS, 1 No.2, 87–99.
Nurhadi, Zikri Fachrul., Kurniawan, A. wildan. (2017). Kajian tentang efektivitas pesan dalam komunikasi. Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran Dan Penelitian, 3 No.1, 91–95.
Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri). (2014). Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) tentang Pedoman Pembangunan Desa. Kementerian Dalam Negeri.
Prananda Putra, A. (2018). Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Persepsi Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Daya Tarik Wisata Air Terjun Selendang Arum, Songgon - Banyuwangi. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA). https://doi.org/10.24843/jumpa.2018.v05.i01.p09
Purwaningsih, E. (2008). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Jurnal Jantra, 3 No.6, 443–452.
Putra, C. K., Pratiwi, R. N., & Suwondo. (2012). Pengelolaan alokasi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat desa (studi pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP).
Sari, R. (2015). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Perspektif Pemberdayaan Masyarakat (Studi Pada Kantor Pemerintahan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri). Jurnal Administrasi Publik Mahasiswa Universitas Brawijaya.
Siagian, S. P. (2016). Buku Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
Soekartawi. (2005). Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. RajaGrafindo Persada, 2005.
Suhendi, A. (2013). Peranan tokoh masyarakat lokal dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Informasi.
Umbara, D., Kamaluddin, M., & Tawai, A. (2018). Implementasi kebijakan dana desa dalam upaya mewujudkan efektivitas program pembangunan desa di Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal REZ Publica.
Wacht, I. C. (2019). Dana Desa Merugikan Negara Mencapai 18 Miliar. Indonesia Corruption Watch (ICW).
Published
2021-04-08
How to Cite
Anto, O. G. (2021). Communication Convergence in Village Development Program (Case: Village Fund in Sungai Kali Village, South Kalimantan). Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(01), 52-61. https://doi.org/10.46937/19202134214