Efektivitas Ekstrak Gracilaria sp. dalam Menghambat Pertumbuhan Mikroba Ikan Layang dan Tuna pada Penyimpanan Suhu Ruang

Effectiveness of Gracilaria sp. Against Total Microbes Flying Fish and Tuna In Room Temperature Storage

  • Marni Kaimudin Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon
  • Trijunianto Moniharapon Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelatan, Universitas Pattimura Ambon
  • Meigy Nelce Mailoa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelatan, Universitas Pattimura Ambon
  • Fredy Pattipeilohy Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelatan, Universitas Pattimura Ambon
Keywords: flying fish, Gracilaria sp., extract, room temperature, total microbes

Abstract

Fish as a food ingredient contains various bioactive compounds and decays quickly at ambient temperature which is indicated by the presence of microbial growth called TPC. External efforts to extend shelf life, conducted research aimed to determine the effectiveness of Gracilaria sp .. extract against the total microbes of flying fish and tuna at ambient temperature at 8, 12, 24, 36, 48 and 72 hours. The research method was descriptive qualitative. using Gracilaria sp. extract with a concentration of 3%. The test parameters include the total plate count (ALT) with the plate system and the water activity test based on the partial vapor humidity in the material (fish) against pure vapor pressure. The effectiveness of Gracilaria sp. The best 3% in fish storage at the 36th hour with total number of microbes that grew of 2.35 log Cfu /g in flying fish and 2.35 log Cfu/g in tuna. The effectiveness of Gracilaria sp. potential to inhibit the total growth of fish bacteria. Storing raw fish for fresh flying fish is 0.39 and with extract is 0.52. The standard deviation of fresh tuna is 0.59 and with extract is 0.56. Results the number of microbial contaminants found in flying fish and tuna has not exceeded the microbiological quality standard for fresh fish, namely 5x10⁵ CFU / g (5.70 log Cfu / g).

References

Adawyah R. 2011. Pengolahan dan Pengawetan Ikan. Jakarta (ID): Bumi Aksaraa.

Affandi AS, Rahardja BS, Suprapto H. 2017. Pengaruh kombinasi biofilter gracilaria sp. dan zeolit terhadap logam berat timbal (Pb) pada media air laut. Journal of Aquakultur and Fish Health. 7(2): 10-17.

Apriani R, Ferasyi R, Razali R. 2016. Jumlah cemaran mikroba dan nilai organoleptik ikan tongkol (Euthymus affinis). JIMVET. 01(3):598-603. ISSN:2540-9492.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2006. Spesifikasi ikan segar. SNI-2729-2006. Jakarta (ID): Badan Standardisasi Nasional.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2006. Cara Uji Mikrobiologi. Penentuan Angka Lempeng Total (ALT) pada Produk Perikanan. SNI 01.2332.3-2006. Jakarta (ID): Badan Standardisasi Nasional.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2009. Batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan. SNI 7388-2009. Jakarta (ID): Badan Standardisasi Nasional.

Belitz H.D, Grosch W, Schieberle P, 2009. Food chemistry.

Febriyanti D, Pujiati R.S, Khoiron, 2015. Total plate count dan staphylococcus aureus pada ikan asin manyung (Arius thallasinus) di TPI puger kabupaten Jember. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.

Firdaus M. 2018. Profil perikanan tuna dan cakalang di Indonesia. Buletin ilmiah “Marina”sosial ekonomi kelautan dan perikanan. 4(1): 23-32.

Harmita, Radji M. 2006. Buku Ajaran Analisis Hayati Edisi 3. Jakarta (ID): Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Hernando D, Septionva D, Adihianto K. 2015. Kadar air dan total mikroba pada daging sapi di tempat pemotongan hewan (TPH) Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(1): 61-67.

Husni A, Putra MP, 2015. Pengendalian Mutu Hasil Perikanan. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press.

Kaimudin M, Amahoru SR, 2018. Pemanfaatan ekstrak gracilaria sp. sebagai penghambat bakteri Salmonella enteric sv enteritdis dan Pseudomonas aeroginossa. Majalah BIAM. 14(1):14-21.

Kaimudin M, Amahoru S.R, 2019. Ekstraksi etil asetat gracilaria terhadap penginhibisi senyawa pembentukan histamin. Inovasi litbang hasil perkebunan dalam mengahadapi peluang dan tantangan di era industry 4.0.Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Hasil Perlebuman; 2019 Mei 02-05; Makassar, Indonesia. Hlm 81-86. ISSN2686-1186. http:///bbihp.or.id/ojs.

Kaimudin M, Manduapessy K.R.W, Sumarsana, 2020. Potential of seaweed gracilaria sp. as inhibitors of escherichia coli, clostridium perfringens and stapylococcus aureus. IOP Conf. Series: Earth And Environmental Science 517 (2020) 012020.

[KKP] Kementerian Kelatan dan Perikanan 2015. Rencana Pengelolaan PerIkanan Tuna, Cakalang dan Tongkol. Direktorat Sumber daya Ikan Direktorat Jenderal PerIkanan Tangkap. Jakarta (ID): Kementerian Kelatan dan Perikanan.

Kimball J, Soetarmi S, Sugiri N, 1983. Biologi Jilid 3, edisi ke 5. Jakarta (ID): Erlangga.

Kumesan EC, Pandey EV, Lohoo HJ. 2017. Analisa total bakteri, kadar air dan pH pada rumput laut (Kappaphycus alvarezii) dengan dua metode pengeringan. Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan. 5(1):30-35.

Kurniawan R, Dessy Y, Syahril N. 2012. Analisis Bakteri Pembentuk Histamin pada Ikan Tongkol di Perairan Pasie Nan Tigo Koto Tangah Padang Sumatra Barat. Riau (ID): Universitas Riau.

Kurniawati I, Maftuch, Hariati AM. 2016. Efektifitas ekstrak kasar fenol Gracilaria sp. sebagai imunostitmulan terhadap histopatologi otot ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Unibrau Malang; 2016. Akuakultur (A-14): 75-80

Leviana W, Paramita V. 2017. Pengaruh suhu terhadap kadar air dan aktivitas air dalam bahan pada kunyit (Curcuma longa) dengan alat pengering electrical oven. Metana. 13(2):37-44.

Lindriati T, Maryanto. 2016. Aktivitas air, kurva sorpsi isothermis serta perkiraan umur simpan flake ubi kayu dengan variasi penambahan koro pedang. Jurnal Agroteknologi. 10(02):129-136.

Mailoa MN, Lokollo E, Nendissa DM, Harsono P.I, 2019. Karakteristik mikrobiologi dan kimiawi ikan tuna asap. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 22(1):89-99.

Melki, Wike AEP, Kurniati. 2011. Uji antibakteri ekstrak gracilaria sp. (rumput laut) terhadap bakteri Escherichia coli dan Stapylococcus aureus. Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas.Sriwijaya. 1-6.

Mile L. 2013. Analisis TPD dan total bakteri psikrofilik pada ikan layang (Decapterus macrosoma) selama penyimpanan suhu rendah. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 1(2):103-106.

Mitchell LS. 2013. Pengaruh suhu dan waktu penyimpanan terhadap peningkatan kadar histamin pada ikan tongkol. [Skripsi]. Gorontalo (ID): Universitas Negeri Gorontalo.

Nontji A. 2007. Laut nusantara. Edisi revisi. Cetakan kelima. Jakarta (ID): Djambatan.

Parthasarathy S, Azizi JB, Ramanathan S, Ismail S, Mansor SM, Sasidharan S, Said MIM. 2009. Evaluation of antioxidant and antibacterial activities of aqueous, methanolic and alkaloid from mitragyna speciosa (Rubiaceae family) leaves. Molecules 14(10):3964-3974.

Pelczar MJ, Chan ECS. 1986. Fundamentals of Microbiology, vol. I. Hadioetomo R S, Tjitrosomo SS, Angka SL, Imas T. (penerjemah). Jakarta (ID): UI Press Publisher.

Prajitno A. 2007. Uji sensitifitas flavonid rumput laut (Euchema cottnii) sebagai bioaktif alami terhadap bakteri vibrio harveyi. Jurnal Protein. 15(2):66-71.

Putro RFS, Amaliawati N, Sherly. 2016. Pengaruh lama penyimpanan makanan khas Dayak tellu ikan furud (Garra sp.) terhadap angka lempeng total (ALT). Jurnal Teknologi Labratorium. 5(1):32-35.

Reskika A. 2011. Evaluasi potensi rumput laut coklat (Phaeophyceae) dan rumput laut hijau (Chlorophyceae) asal perairan Takalar sebagai antibakteri Vibrio spp. [Skripsi]. Makassar (ID): Universitas Hasanuddin.

Rukmana. 2004. Bertanam Temulawak. Yogyakarta (ID): Kanisius.

Sabban A, Rumahlatu D, Watuguly T. 2017. Potensi ekstrak daun teratai (Nymphaea pubescens L.) dalam menghambat staphylococcus aureus. BIOPENDIX. 3(2):129-141.

Sangaji MB, Tangke U, Namsa D. 2016. Potensi dan tingkat pemanfaatan ikan laying (Decapterus sp) di perairan pulau Ternate. Jurnal ilmiah agribisnis dan perikanan (agrikan UMMU-Ternate). 9(2):1-10.

Sinurat AAP, Renta PP, Herliany NE, Negara BFSP, Purnama D. 2019. Uji Aktivitas antibakteri ekstrak metanol rumput laut gracilaria edulis terhadap bakteri Aeromonas hydrophila. Jurnal Enggano. 4(1):105-114.

Soamole HH, Sanger G, Harikedua SD. 2018. Kandungan fitokimia ekstrak etanol rumput laut segar (turbinaria sp., gracilaria sp. dan halimeda macroloba). Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan. 6(3): 94-98.

Supriatna A, Hascaryo B, Wisudo SH, Baskoro M, Nikijuluw VPH. 2014. Model rantai nilai pengembangan perikanan tuna, tongkol dan cakalang di Indonesia. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 17(2):144-155.

Susianawati R. 2006. Kajian penerapan GMP dan SSOP pada produk ikan asin kering dalam upaya peningkatan keamanan pangan di kabupaten Kendal. [Skripsi]. Semarang. Universitas Diponegoro.

Tarman K, Prestisia HN, Setyaningsih I, Meydia, Hwang JK. 2012. Kandungan komponen bioaktif dan aktivitas antimikroba ekstrak bintang laut (Culcita schmideliana). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 15(3):207-215.

Published
2021-01-14