Main Article Content

Abstract

Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) merupakan salah satu Taman Nasional yang menawarkan objek wisata alam, salah satu yang digemari pengunjung adalah Wisata Bumi Perkemahan Gunung Bunder. Penelitian dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan berbasis kegiatan wisata sebagai dasar pengembangan dan perbaikan bagi penyedia/pengelola wisata perkemahan melalui indikator kepuasan yang diharapkan oleh pengunjung. Penelitian dilakukan pada September-Oktober 2018 dan Juli-Agustus 2019 menggunakan skala Likert untuk mengungkap persepsi pengunjung dengan menilai 47 indikator wisata alam sehingga didapatkan indikator potensial dan indikator yang baik. Penelitian ini menggunakan metode CSI untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung, kemudian menggunakan metode IPA untuk memetakan hubungan antara kepentingan dengan kinerja dari masing-masing indikator. Pada analisis IPA dalam diagram kartesius menunjukkan tujuh indikator kinerja rendah yang menjadi prioritas utama yang harus dikelola, maka indikator pada kuadran ini harus ditingkatkan lagi kinerjanya dengan indikator ketersediaan media informasi, ketersediaan MCK pria dan wanita, ketersediaan tempat sampah, ketersediaan tempat sampah organik dan non-organik, pendistribusian karcis kepada pengunjung, kecepatan tanggap petugas kebersihan, dan harga tiket sesuai dengan ketentuan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah pengelolaan bumi perkemahan Gunung Bunder dapat mengacu pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan standar yang berhubungan dengan kegiatan wisata alam perkemahan.


 


Kata kunci: evaluasi, kinerja, kepuasan, pengunjung


 

Article Details

How to Cite
[1]
Safira, T.M., Basuni, S. and Kosmaryandi, N. 2020. EVALUASI KEPUASAN PENGUNJUNG DAN KINERJA PENGELOLAAN WISATA ALAM PERKEMAHAN GUNUNG BUNDER TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK JAWA BARAT: Visitor Satisfication and Performance Evaluation of Nature Tourism in Gunung Bunder Camp, Gunung Halimun Salak National Park, West Java. Media Konservasi. 25, 1 (Mar. 2020), 55-63. DOI:https://doi.org/10.29244/medkon.25.1.55-63.

Most read articles by the same author(s)

> >>