STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS KONTEN DIKLAT BERBASIS E-LEARNING PADA PUSDIKLAT ANGGARAN DAN PERBENDAHARAAN

Anik Juniastuti, A. Faroby Falatehan, Pudji Muljono

Abstract


ABSTRACT

Content is an important variable in e-learning implementation. Creating the right content, will determine success in learning based on information and communication technology. The results of research in Budget and Treasury Training Center states that e-learning is no more effective than classical, due to the method of delivering inappropriate teaching materials. This research will formulate the strategy of content quality improvement for e-learning on the Budget and Treasury Training Center. First analysis of internal and external factors that determine the quality of e-learning based training content. The analysis was performed using Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrix. The second phase focuses on developing alternative strategies by aligning key internal and external factors. Strength Weakness Opprtunity Threat (SWOT) Analytical techniques will get some alternative strategies. Last stage is to set priority strategy using Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). This research formulates the strategy of optimization of the training services by creating excellent services of e-learning. The policies were the provision of learning materials in attractive packaging, fulfillment of user needs and user friendly. These policies were outlined in three programs: designing edutainment programs, designing micro learning for learning materials, and providing LMS application of android version.

Key Words: Content Quality, IFE, EFE, SWOT, QSPM

 

ABSTRAK

Konten merupakan variabel penting dalam implementasi e-learning. Membuat konten yang tepat, akan menentukan keberhasilan dalam belajar menggunakan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian terkait e-learning di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyatakan bahwa diklat dengan metode e-learning tidak lebih efektif dibanding dengan metode klasikal. Hal tersebut disebabkan cara penyampaian materi dalam bentuk bahan ajar yang tidak tepat. Penelitian ini akan merumuskan strategi peningkatan kualitas konten diklat berbasis e-learning pada Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan. Tahapan analisis yang dilakukan yaitu, pertama analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang menentukan kualitas konten diklat berbasis e-learning. Analisis dilakukan menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Tahap kedua berfokus pada pembuatan strategi alternatif yang layak dengan menyelaraskan faktor internal dan eksternal kunci. Teknik analisis menggunakan metode Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) akan menghasilkan beberapa alternatif strategi. Tahap ketiga adalah menetapkan prioritas strategi menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini merumuskan strategi optimalisasi layanan kediklatan dengan membangun layanan unggulan diklat berbasis e-learning. Kebijakan yang ditetapkan adalah penyediaan materi belajar dalam kemasan yang menarik, memenuhi kebutuhan pengguna, dan user friendly. Kebijakan dijabarkan dalam tiga program yaitu merancang program edutainment, merancang materi dalam bentuk micro learning, dan menyediakan aplikasi LMS versi android.

Kata Kunci: Kualitas Konten, IFE, EFE, SWOT, QSPM


Full Text:

PDF

References


Anggraini NI. 2014. Manajemen Mutu Pembelajaran di SMP Negeri 115 Jakarta. Jurnal Improvement. Vol 1, Edisi 1.

[BPPK] Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. 2011. Keputusan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Nomor KEP-006.1/PP/2011 tentang Validasi Program Diklat.

[BPPK] Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. 2011. Keputusan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Nomor KEP-007.1/PP/2011 tentang Standar Sarana dan Prasarana di Lingkungan BPPK.

[BPPK] Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. 2015. Keputusan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Nomor KEP-1162/PP/2015 tentang Rencana Strategis Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Tahun 2015-2019.

David FR. 2012. Strategic Management Manajemen Strategis Konsep. Sunardi D, Penerjemah; Wuriarti P, editor. Jakarta (ID): Salemba Empat. Terjemahan dari: Strategic Management, 12th ed.

David FR, David FR. 2016. Manajemen Strategik Suatu Pendekatan Keunggulan Bersaing. Puspasari N, Puspitasari LN, Penerjemah; Halim DA, editor. Jakarta (ID): Salemba Empat. Terjemahan dari: Strategic Management: A Competitive Advantage Approach, Concepts and Cases, 15th ed.

Hernawati E, Aji P. 2016. Perancangan dan Penerapan Konten E-Learning melalui Learning Management System dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Studi Kasus pada Mata Kuliah Pemrograman Basis Data. Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence. Vol. (2); No. 1.

[KEMENKEU] Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan nomor 37/PMK.12/2014 tentang Pedoman Identifikasi Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan Non Gelar di Lingkungan Kementerian Keuangan.

Munajatisari RR. 2014. Analisis Efektivitas Metode Pelatihan Klasikal dan E-Learning. Jurnal Administrasi Bisnis. Vol. 10 no. 2. hal 173-185.

Oketch HA, Njihia JM, Wausi AN. 2014. E-Learning Readiness Assessment Model in Kenyas’ Higher Education Institutions: a Case Study of University of Nairobi. International Journal of Scientific Knowledge. Vol. (5); No. 6.

Palupi S. 2012. Analisis dan Desain E-Learning Diklat Teknis Pengelolaan Perpustakaan menggunakan Standar Learning Technology System Architecture (IEEE P1484.1). Tesis. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Prayudi Y. 2009. Kajian Awal: E-Learning Readiness Index (ELRI) sebagai Model bagi Evaluasi E-Learning pada Sebuah Institusi. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI).

Sugandi. 2016. Selayang Pandang Profesi Widyaiswara. Jogjakarta (ID): Garudhawaca.




DOI: https://doi.org/10.29244/jurnal%20mpd.10.2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.