STRATEGI PENINGKATAN RETRIBUSI SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BEKASI

Eko Yulianto Widhi Hertomo, Nunung Kusnadi, A. Faroby Falatehan

Abstract


ABSTRACT

Bekasi is a city which has a a large population because it lies in the strategic position to support Jakarta city. The higher the population, the more waste it produces. The potential revenue from the household waste retribution as a source of Bekasi city’s local revenue will be high and need to be maximized. The objectives of this research were to analyze the contribution of waste retribution in accordance to Bekasi city’s local revenue; to estimate the household Willingness to Pay (WTP) in paying the household waste retribution by Contingent Valuation Method (CVM) and factors that affect the WTP; and to determine the hierarchy of strategies for increasing the household waste retribution. The result indicated that the contribution of waste retribution still very low, 1,2 percent in year 2010 and dropped to 0,5 percent in 2016. It was caused by the low tariff in the waste retribution collection system, the lack of quantity and quality of human resources, the low awareness of the community in participating to waste retribution and the lack of facilities in waste services. Based on the CVM analysis, the WTP average for each household is equal to IDR35.000, affected by the house category, frequency of waste transported, and other expense paid together with the waste retribution. The hierarchy of strategies based on AHP method were improvement of facilities and infrastructures, revision of Bekasi waste tariff regulation, improvement of human resources in quantity and quality, dissemination and law enforcement, and  incentives in waste reduction.

Keywords: Contribution, Retribution, Strategies, Waste, WTP

ABSTRAK

Kota Bekasi adalah kota yang padat penduduk karena terletak di posisi strategis sebagai penyangga kota Jakarta. Semakin padatnya populasi penduduk maka sampah yang dihasilkan semakin banyak. Potensi penerimaan dari retribusi sampah rumah tangga sebagai salah satu komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Bekasi akan tinggi dan perlu ditingkatkan semaksimal mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran retribusi sampah terhadap PAD kota Bekasi, untuk mengestimasi Willingness to Pay (WTP)/kesediaan rumah tangga dalam membayar retribusi sampah dengan Contingent Valuation Method (CVM) dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan menentukan prioritas strategi dalam meningkatkan retribusi sampah rumah tangga di kota Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi sampah masih sangat rendah yaitu 1,2 persen pada tahun 2010 dan menurun menjadi 0,5 persen pada tahun 2016. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya tarif retribusi dalam sistem pemungutan, rendahnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM), rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar retribusi dan rendahnya sarana prasarana pelayanan. Berdasarkan analisis CVM, rata-rata WTP rumah tangga sebesar Rp35.000,00, dipengaruhi oleh kategori rumah, frekuensi sampah diangkut dan biaya lain yang dibayarkan bersamaan dengan pembayaran retribusi sampah. Prioritas strategi berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah peningkatan sarana dan prasarana, revisi peraturan daerah mengenai struktur tarif retribusi, peningkatan kuantitas dan kualitas SDM, penyuluhan dan penegakan hukum dan insentif pengurangan sampah.        

Kata Kunci: Kontribusi, Retribusi, Sampah, Strategi, WTP


Full Text:

PDF

References


Annisa S, Kadir H, Mardiana. 2015. Analisis Willingness to Pay (WTP) Sampah Rumah Tangga (Studi Kasus Perumnas Kelurahan Simpang Baru Panam Pekanbaru). Jurnal JOM FEKOM, Vol. 2, No. 1: 1-16.

[Bapenda Kota Bekasi] Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Bekasi. 2016. Laporan Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Kota Bekasi. Bekasi (ID). Bapenda Kota Bekasi.

[BPS Jawa Barat] Badan Pusat Statistik Jawa Barat. 2016. Jawa Barat Dalam Angka. BPS Jawa Barat.

Falatehan AF. 2016. Analytical Hierarchy Process: Teknik Pengambilan Keputusan untuk Pembangunan Daerah. Yogyakarta (ID): Indonesia Pustaka.

Halim A. 2004. Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta (ID): UPP AMP YKPN.

Jaya IN, Budhi MKS, Marhaeni AAIN. 2014. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Retribusi Sampah di Kabupaten Badung. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, Vol. 19, No. 2: 128-135.

Kamalludin. 2013. Implementasi Kebijakan Retribusi Sampah di Kelurahan Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Reformasi. Vol. 3, No. 1: 32-41.

[Pemkot Bekasi] Pemerintah Kota Bekasi. 2005. Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 07 Tahun 2005 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan.

[Pemkot Bekasi] Pemerintah Kota Bekasi. 2011. Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi.

[Pemkot Bekasi] Pemerintah Kota Bekasi. 2012. Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 09 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah.

Rizal M. 2011. Analisis Pengelolaan Sampah Perkotaan (Studi Kasus pada Kelurahan Boya Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala). Jurnal Smartek, Vol. 9, No. 2: 155-172.

Sjafrizal. 2008. Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi. Baduose Media. Cetakan Pertama. Padang.

Tasrin K, Amalia S. 2014. Evaluasi Kinerja Pelayanan Persampahan di Wilayah Metropolitan Bandung Raya. Jurnal Borneo Administrator, Vol. 10, No. 1: 35-58.

[UU] Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.

[UU] Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Yasniva, Hamzah A, Syahnur S. 2013. Analisis Kontribusi Penerimaan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi. Vol. 1, No. 4: 49-58.




DOI: https://doi.org/10.29244/jurnal%20mpd.10.-.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.