Hubungan Ikatan Anggota Kelompok Tani dengan Partisipasinya pada Proses Perencanaan Penyuluhan Pertanian Tingkat Nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota

  • Muhamad Reza Mahasiswa Pasca Sarjana Unand
  • Melinda Noer
  • Yonariza Yonariza
  • Asmawi Asmawi
Keywords: bonding, norma, budaya, prilaku positif, pertalian darah

Abstract

Belum maksimalnya partisipasi petani pada proses perencanaan penyuluhan pertanian, menjadi isu strategis yang harus dicarikan solusinya supaya prinsip partisipatif dapat diterapkan dengan baik. Melalui ikatan (bonding) antara anggota kelompok yang terbentuk oleh hubungan pertalian darah (kaum/suku, kekeluargaan) dan tidak bertali darah (pertemanan/persahabatan), diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk permasalahan partisipasi petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan hubungan antara ikatan anggota kelompok tani dengan partisipasinya dalam proses perencanaan penyuluhan pertanian nagari. Penelitian ini menggunakan metode Mixed Methods Research yang menggunakan model Sequential Exploratory yaitu memadukan metode kualitatif dengan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dari bulan April s/d Oktober 2016 di Nagari Balai Panjang, Tanjung Gadang dan Batu Balang. Data primer berasal dari hasil wawancara dengan informan sebanyak 14 orang yang dipilih secara purposif dan data sekunder didapatkan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan metode skoring yang dimasukkan kedalam tangga partisipasi Arnstein dan alat analisis penafsiran data dengan bantuan kategori “alasan X adalah alasan melakukan Y”. Penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan antara ikatan anggota kelompok tani dengan partisipasi petani. Petani yang berpatisipasi didorong oleh penerapan norma, budaya dan prilaku positif dalam kehidupan berkelompok sebagai unsur perekat ikatan anggota kelompok tani. Terbukti bahwa partisipasinya pada 5 kegiatan berada pada tingkat tokenism (skor 234 s/d 256), 1 kegiatan yaitu penyusunan RDK/RDKK berada pada tingkat citizen power (skor 374) dan terendahnya dengan skor 111 pada kegiatan  penyempurnaan draft dokumen perencanaan berada pada tingkat non participation.


Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J.W. 2009. Research Design Quantitative, Qualitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: Sage Publications.

Dinas Peternakan Sumatera Barat. 2012. Model Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Ternak di Sumatera Barat. Tidak dipublikasikan. Padang.

Egam.P.P & Rengkung, M.M. 2014. Perencanaan Kota: Keberlanjutan Ethnic Community Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal. Media Matrasain ISSN 1858 1137, Volume 11, No.3, November 2014.

Fukuyama. 2005. Guncangan Besar Kodrat Manusia dan Tata Sosial Baru. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Hadi, S. 2014. Profil Modal Sosial dan Tingkat Partisipasi Peternak Pada Pengembangan Sapi Potong di Kabupaten Tebo Propinsi Jambi. Jurnal Kanal, Volume 2, Nomor 2 Maret 2014, Hal 107-206.

Hermanto. 2007. Rancangan Kelembagaan Tani dalam Implementasi Prima Tani di Sumatera Selatan. Analisis Kebijakan Pertanian. Vol 5 (2), Juni 2007, Hal 110-125.

Mardikanto, T. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.

Martiningsih, E.G.A.G.N. 2012. Pelestarian Subak Dalam Upaya Pemberdayaan Kearifan Lokal Menuju Ketahanan Pangan dan Hayati. Jurnal Bumi Lestari, Volume 12 No. 2, Agustus 2012, hlm. 303 – 312.

Moleong, L.J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Narayan dan Prirchett. 1999. Cent and Sociability: Household Income and Social Capital in Rural Tanzania. Jurnal Economic Development and Cultural Change.

Nasution, A. 2002. Ikatan Primodial Dalam Kegiatan Bisnis Orang Minangkabau Di Sukaramai Medan. digitized by USU digital library.

Nuryanti, S & Swastika, S.K.D. 2011. Peran Kelompoktani Dalam Penerapan Teknologi Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Volume 29 Nomor 2, Desember 2011, Hal 115-128.

Putnam, R.D. 1993. The Prosperous Community: Social Capital and Public Life. American Prospect, 13, Spring, 35- 42. In Elinor Ostrom and T.K. Ahn. 2003. Foundation of Social Capital. Massachusetts: Edward Elgar Publishing Limited.

Ramadoan, S at al, 2013. Peran PKSM Dalam Meningkatkan Fungsi Kelompok Tani dan Partisipasi Masyarakat di Kabupaten Bima, NTB. Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Kehutanan, Vol.10 No.3 September 2013, Hal 199-2010.

Reza, M at al. 2016. Kelompok Ikatan Sesama Petani Dalam Proses Perencanaan Penyuluhan Pertanian Tingkat Nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota Studi Kasus Nagari Balai Panjang dan Tanjuang Gadang. Disampaikan Pada Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan Tema “ Membangun Ketahanan Pangan Nasional Berbasis Sumber Daya Lokal”. Serang Banten 2 November 2016.

RI. 2013. Permentan Nomor 82 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pembinaan Kelompok Tani dan Gabunga Kelompok Tani. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Saraswati, N. 2016. Paguyuban Batik Sekar Nitik Kembangsongo, Desa Trimulyo, Bantul Tahun 2000-2015 : Tinjauan Sejarah Dan Perkembangannya. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah Volume 4, No. 3, Oktober 2016.

Tarigan, H. 2005. Kelembagaan Ketenagakerjaan Mapalus Pada Masyarakat Minahasa. Badan Penelitian dan Pengembangan PertanianDepartemen Pertanian. Bogor.

Wahyuni, S. 2003. Kinerja Kelompok Tani Dalam Sistem Usahatani Padi dan Metode Pemberdayaannya. Jurnal Litbang Pertanian. Bogor.

Woolcock, M. 2000. Why should we care about social capital ?. Canbera Bulletin of Public Adminitrations, No 98, pp 17-19.

Yenikawati, N at al. 2015. Norma Sosial Dan Nilai Sosial Yang Terkait Usahatani Padi Sawah Desa Lambur Luar Kecamatan Muaro Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jambung Timur. Sosio Ekonomika Bisnis Vol 18.

Yin, R.K. 2013. Studi Kasus, Desain dan Metode Cetakan ke-12, Penerjemah Mudzakir. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Yumi at al. 2012. Dukungan Kelembagaan Masyarakat dalam Pembelajaran Petani untuk Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari di Kab. Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Penyuluhan, September 2012 Vol. 9 No. 2.

Published
2019-03-28
How to Cite
Reza, M., Noer, M., Yonariza, Y., & Asmawi, A. (2019). Hubungan Ikatan Anggota Kelompok Tani dengan Partisipasinya pada Proses Perencanaan Penyuluhan Pertanian Tingkat Nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Penyuluhan, 15(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v15i1.16355