Potensi Kolagen Teripang Emas sebagai Inhibitor Tirosinase

  • Mega Safithri 1 Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2 Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
  • Iriani Setyaningsih Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Divisi Bioteknologi Kelautan, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor
  • Kustiariyah Tarman Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Divisi Bioteknologi Kelautan, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor
  • Vitriyanna Mutiara Yuhendri Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
  • Meydia Meydia Divisi Bioteknologi Kelautan, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut
Keywords: asam amino, FTIR, protein non kolagen

Abstract

Kolagen memiliki aktivitas antioksidan dan mampu menghambat aktivitas tirosinase pada proses
melanogenesis, salah satu biota laut yang dapat dijadikan sumber kolagen alternatif adalah teripang.
Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik kolagen dan aktivitas penghambatan enzim tirosinase
oleh kolagen teripang emas (Stichopus hermanii). Penghilangan protein non kolagen dilakukan dengan
cara perendaman daging teripang menggunakan NaOH 0,1 M selama 48 jam. Isolasi kolagen dilakukan
menggunakan asam asetat 0.5 M selama 48 jam. Analisis gugus fungsi kolagen dilakukan menggunakan
FTIR dan analisis aktivitas tirosinase dilakukan menggunakan spektrofotometer. Kadar protein non
kolagen yang diperoleh yaitu 0,090 mg/mL dan kolagen teripang emas memiliki rendemen 0,66%. Kolagen
teripang memiliki nilai pH 6,91, gugus fungsi khas amida A (3379,29 cm-1), amida B (2924,09 cm-1), amida
I (1681,93 cm-1), amida II (1568,13 cm-1), dan amida III (1269,16 cm-1). Aktivitas penghambatan tirosinase
menunjukkan bahwa kolagen teripang emas memiliki nilai IC50 5610 ppm. Kolagen teripang emas belum
mampu menghambat aktivitas tirosinase.
Published
2018-08-20