Depolimerisasi Karaginan Murni dengan Hidrogen Peroksida dan Akselerasi Gelombang Ultrasonik

  • Uju Uju Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Surfactant and Bioenergy Research Center, Bogor Agricultural University
  • Joko Santoso Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Ianaegea Randioko Hans Raprap Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
Keywords: Karaginan berbobot molekul rendah, depolimerisasi karaginan, H2O2, ultrasonikasi

Abstract

Karaginan dengan bobot molekul lebih dari 100 kDa memiliki tingkat kelarutan yang kecil. Karaginan berbobot molekul rendah dapat diperoleh melalui depolimerisasi secara kimia, fisika, enzimatis dan radiasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kombinasi terbaik (H2O2) dan suhu ultrasonikasi untuk membuat karaginan berbobot molekul rendah dari karaginan murni, serta membandingkan karakteristik perlakuan terpilih dengan kontrol dan karaginan murni. Konsentrasi H2O2 yang digunakan untuk depolimerisasi adalah 2%, 4% atau 6% (b/v) dan suhu ultrasonikasi adalah 40°C atau 60ºC. Penggunaan konsentrasi dan suhu ultrasonikasi berpengaruh terhadap karakteristik deplimerisasi karaginan munrni yang dihasilkan. Perlakuan terpilih diperoleh dari karaginan yang di-depolimerisasi dengan H2O2 6% dan suhu ultrasonikasi 60ºC dengan hasil rendemen sebesar 78,83±0,79%; viskositas sebesar 1,75±0,10 cP dan bobot molekul sebesar 4,47±2,88 kDa. Perlakuan ini menghasilkan karaginan depolimerisasi dengan gugus fungsional yang sangat berbeda dengan perlakuan lainnya yang menunjukkan proses depolimerisasi telah
terjadi.

Published
2018-04-28