Sifat Fisiko-Kimia Semi Refined Carrageenan dari Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat

  • Raja Bonan Dolok Sormin Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Ambon
  • Dwight Soukotta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Ambon
  • Agustina Risambessy Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura Ambon
  • Stenly Jacobus Ferdinandus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura Ambon
Keywords: Eucheuma cottonii, kadar sulfat, karaginan, kekuatan gel, sulfat

Abstract

Rumput laut (seaweed) atau alga merupakan bagian terbesar dari tanaman laut dan  komoditi ekspor yang potensial untuk dikembangkan. Indonesia memiliki lima jenis rumput laut yang bernilai ekonomis tinggi sebagai komoditi ekspor dan juga dikonsumsi domestik yaitu Eucheuma sp., Glacillaria sp., Gelidium sp., Sargassum sp. dan Hypnea sp. E. cottoni dan E. spinosum merupakan spesies alga merah penghasil karaginan dan andalan eksport Indonesia.  Rumput laut jenis ini banyak dibudidayakan di Propinsi Maluku khususnya di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan sifat fisiko-kimia semi refined carrageenan (SRC) E. cottonii yang berasal dari desa Waiheru, Kota Ambon dan Desa Lermatang, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.  Metode penelitian adalah deskriptif.  Analisis meliputi  perhitungan  rendemen, fiskositas, kekutan gel, kadar air, abu dan sulfat. Hasil pengamatan sifat fisiko-kimia SRC dari desa Lermatang Kabupaten Maluku Tenggara Barat rendemen yaitu 26,8%, fiskositas 60,80 cP, kekutan gel 100 g/cm2, kadar air 15,79%, abu 21,24%, dan sulfat 13,27%, dan  SRC  dari desa  Waiheru Kota Ambon dengan rendemen 24,73%,  fiskositas 121,60 cP, kekuatan gel  700 g/cm2, kadar air 16,04 %, abu 15,26%, dan sulfat 12,34%.

Published
2018-04-25