Komposisi Kimia Rumput Laut (Caulerpa lentillifera) dari Perairan Kei Maluku dengan Metode Pengeringan Berbeda

  • Alfonsina Marthina Tapotubun Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura
Keywords: Makanan fungsional, pengeringan dengan udara, pengeringan sinar matahari, proksimat, serat kasar

Abstract

Caulerpa lentillifera merupakan salah satu rumput laut khas Maluku khususnya Kepulauan Kei, yang disediakan langsung oleh alam dengan populasi yang cukup padat dan dapat ditemukan sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi kimia anggur laut Caulerpa lentillifera dari Perairan Kepulauan Kei Maluku dengan metode pengeringan yang berbeda. C. lentillifera dikeringkan dengan metode pengeringan sinar matahari langsung selama 3 hari dan pengeringan tidak langsung (keringangin) selama 7 hari. Penelitian menggunakan analisis deskriptif, meliputi analisis komposisi kimia dan total mineral. Kadar air C. lentillifera berkisar 8,82-19,22%, protein 5,63-7,55%, abu 40,66-41,83%, lemak 0,88-0,99%, karbohidrat 29,82-37,76% dan serat kasar 23,02-24,14%. Pengeringan tidak langsung (keringangin) menghasilkan C. lentillifera kering dengan komposisi kimia dan serat yang cenderung lebih tinggi, dibandingkan pengeringan sinar matahari langsung. Keunggulan komposisi kimia C. lentillifera kering dari perairan Kei Maluku adalah kandungan mineral, protein, karbohidrat dan serat kasar yang tinggi, tetapi
kadar lemak rendah sehingga dapat dikembangkan sebagai makanan fungsional.
Published
2018-05-03