Aktivitas Ekstrak Averrhoa bilimbi, Annona squamosa, dan Tithonia diversifolia terhadap Mortalitas dan Penghambatan Pertumbuhan Larva Crocidolomia pavonana (Lepidoptera: Crambidae)

  • Harlina Kusuma Tuti
  • Dadang
  • Endang Sri Ratna

Abstract

ABSTRACT


Crocidolomia pavonana (F.) (Lepidoptera: Crambidae) is one of the important insect pests that can reduce production of cruciferous plants. Generally farmers control this insect pest by using synthetic insecticides. However, the intensive and excessive use of synthetic insecticides may cause negative impact to the insect and environment, such as the occurence of resistance and resurgence of pests and chemical residues in agricultural products. One of alternative strategies that can be adopted
to reduce the negative impact of synthetic insecticide use is by utilization of botanical insecticide. The aim of this research was to study the activities of extract Averrhoa bilimbi leaves, Annona squamosa seeds, and Tithonia diversifolia flowers on mortality and growth inhibition of C. pavonana larvae. The mortality activity was assessed by single and extract mixture using leaf residual method. The larval growth inhibition activity was also tested by using leaf residual method. A. squamosa extract at
concentration of 0.015% could kill 100% of larvae at 72 hours after treatment (HAT). Meanwhile, T. diversifolia extract at 5% could kill 88% of larvae at 144 HAT. Extract mixtures of T. diversifolia and A. squamosa at ratios 1:1, 1:2 and 2:1 (w/w) gave low mortality activity. These three extract showed growth inhibition activity against the larvae of C. pavonana.

Keywords: Botanical insecticides, cabbage pest, extract mixture, toxicity

ABSTRAK

Crocidolomia pavonana (F.) (Lepidoptera: Crambidae) merupakan salah satu hama penting yang dapat menurunkan produksi tanaman kubis-kubisan. Petani umumnya mengendalikan serangan hama ini dengan menggunakan insektisida sintetik. Namun, penggunaan insektisida sintetik yang terus-menerus dan berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif pada serangga dan lingkungan seperti terjadinya resistensi dan resurjensi hama serta residu pada produk pertanian. Salah satu strategi
alternatif yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif penggunaan insektisida sintetik adalah dengan memanfaatkan insektisida nabati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun Averrhoa bilimbi, biji Annona squamosa, dan bunga Tithonia diversifolia terhadap mortalitas dan penghambatan pertumbuhan larva C. pavonana. Aktivitas mortalitas diuji dengan ekstrak tunggal dan campuran menggunakan metode residu pada daun. Aktivitas penghambatan pertumbuhan larva C. pavonana juga diuji dengan metode residu pada daun. Ekstrak A. squamosa pada konsentrasi 0.015% dapat mematikan larva C. pavonana sebesar 100% pada pengamatan 72 jam setelah perlakuan (JSP). Sementara itu, ekstrak T. diversifolia pada konsentrasi 5% mampu mematikan 88% larva pada pengamatan 144 JSP. Ekstrak campuran T. diversifolia dan A. squamosa pada rasio 1:1, 1:2, dan 2:1 (w/w) memberikan aktivitas mortalitas rendah. Ketiga ekstrak ini menunjukkan aktivitas penghambatan pertumbuhan terhadap larva C. pavonana.

Kata kunci: Ekstrak campuran, hama kubis, insektisida nabati, toksisitas

Published
2019-04-08