Pendugaan Komponen Ragam dan Nilai Heritabilitas pada Dua Populasi Cabai Rawit Merah (Capsicum frutescens L.)

  • Abdul Hakim
  • Muhamad Syukur
  • Yudiwanti Wahyu

Abstract

ABSTRACT


Assembling plant variety requires genetic information about the concerned traits. One way to obtain genetic information is through estimating genetic component and heritability. This experiment aims to obtain information varians component variety and heritability in 2 populations of bird pepper.
Each population P1, P2, and F1 was planted with 40 plants, BCP1 and BCP 2 was planted with 100 plants and F2 was planted with 300 plants. Results in IPB C285 x IPB C290 population show the heritability broad sense with height category for all characters except fruit diameter. The number
fruits per plant and fruit thickness has the highest category for heritability narrow sense. Results in IPB C321 x IPB C290 population heretability broad sense with hight category for all characters except weight per fruit. Fruit length was included in the high category for narrow sense heritability.
The ratio of additive varians was greater than non additive varians in IPB C285 x IPB C290 population for number fruit per plant, weight per fruit, fruit length, fruit diameter, fruit thickness and harvest time while in IPB C321 x IPB C290 population number fruit per plant, fruit length, fruit
thickness and fruit diameter. The selection method that can be used in both populations was the pedigree method so that selection activities can be carried out in early generation. The population IPB C285 x IPB C290 pedigree selection method was carried out on number fruits per plant and
weight per fruit whereas in IPB C321 x IPB C290 population, pedigree selection method was carried out on fruit length.

Keywords: additive, bird pepper, character, diversity, genetic, heritability,

ABSTRAK


Perakitan suatu varietas tanaman memerlukan informasi genetik mengenai sifat yang diinginkan. Salah satu cara untuk memperoleh informasi genetik yaitu melalui pendugaan komponen genetik dan nilai heritabilitas. Percobaan ini yang bertujuan memperoleh informasi komponen ragam dan nilai heritabilitasnya pada 2 populasi tanaman cabai rawit. Masing-masing populasi P1, P2, dan F1 ditanam dengan jumlah 40 tanaman, BCP1 dan BCP 2 sebanyak 100 tanaman dan F2 sebanyak
300 tanaman. Hasil pada populasi IPB C285 x IPB C290 menunjukkan nilai heritabilitas arti luas kategori tinggi untuk semua karakter kecuali pada karakter diameter buah. Jumlah buah per tanaman dan tebal daging buah memiliki nilai heritabilitas arti sempit kategori tinggi. Hasil pada populasi IPB C321 x IPB C290 menunjukkan heritabilitas arti luas kategori tinggi untuk semua karakter kecuali karakter bobot per buah. Karakter panjang buah termasuk dalam kategori tinggi untuk heritabilitas arti
sempit. Rasio ragam aditif lebih besar daripada ragam non aditif pada populasi IPB C285 x IPB C290 untuk karakter jumlah buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah dan umur panen sedangkan pada populasi IPB C321 x IPB C290 yaitu karakter jumlah buah per tanaman, panjang buah, tebal daging buah dan diameter buah. Metode seleksi yang bisa digunakan pada kedua populasi ini yaitu metode pedigree sehingga kegiatan seleksi bisa dilakukan pada generasi
awal. Populasi IPB C285 x IPB C290 metode seleksi pedigree dilakukan pada karakter jumlah buahper tanaman dan bobot per buah sedangkan pada populasi IPB C321 x C290 metode seleksi pedigree dilakukan pada karakter panjang buah


Kata kunci: aditif, cabai rawit, genetik, heritabilitas, karakter, keragaman

Published
2019-04-08