Pengaruh Kompos TKKS, Jerami Padi dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.)

  • Hapsoh ,
  • Zulfa Leyna
  • Murniati ,

Abstract

ABSTRACT


This study aims to determine the effect of compost and NPK fertilizer on the growth and
production of chili pepper and get the best combination of treatments. This research was conducted at the University of Experimental Riau Agriculture Faculty of Garden from September 2017 to February 2018. This study used a randomized block design (RBD). The first factor was compost consisting of 3 levels: without compost, compost TKKS and rice straw compost. The second factor is NPK 16:16:16 fertilizer consisting of 3 levels: 0 kg ha-1, 125 kg ha-1 and 250 kg ha-1. Parameters observed were initial soil analysis, plant height, dichotomous height, crown width, flowering age, harvest age, fruit length, number of fruits per plant, fruit weight per plant and fruit weight per plot.
Based on the results of the study it was found that the best treatment was application of rice straw compost 5 ton ha-1 and 125 kg ha-1 NPK fertilizer (½ recommended dosage).


Keywords: C-organic, Dichotomous height, Fruit weight, Inceptisol

ABSTRAK


Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos dan pupuk NPK terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman cabai dan mendapatkan kombinasi perlakuan yang terbaik. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Riau pada bulan September 2017 sampai Februari 2018. Percobaan ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah kompos terdiri dari 3 taraf: tanpa kompos, kompos dari Tanda Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan kompos dari jerami padi. Faktor kedua adalah pupuk NPK 16:16:16 terdiri dari 3 taraf: 0 kg ha-1, 125 kg ha-1 dan 250 kg ha-1. Parameter yang diamati yaitu analisis tanah awal, tinggi tanaman, tinggi dikotomus, lebar tajuk, umur berbunga, umur panen, panjang buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per plot. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perlakuan terbaik yaitu pemberian kompos jerami padi 5 ton ha-1 dan pupuk NPK 125 kg ha-1 (½ dosis anjuran).


Kata kunci: Bobot buah, C-organik, Inseptisol, Tinggi dikotomus

Published
2019-04-08