Deteksi Awal Ketahanan Beberapa Aksesi Pisang Lokal dan Hasil Persilangan terhadap Penyakit Layu Fusarium (Foc VCG 01213/16 TR4)

  • Tri Handayani
  • Diyah Martanti
  • Yuyu S. Poerba
  • Witjaksono ,

Abstract

ABSTRACT

Early detection for Fusarium wilt resistant of banana plants can be done at seedling phase under greenhouse condition. The purpose of early detection was to screen and evaluate some number of local and hybrid accession of banana plants for resistance to Fusarium oxysporum f. sp. cubense (Foc VCG 01213/16 TR4 or Foc TR4). The treatments were done by immersing the root seedling in Fusarium inoculant at concentration of 106 conidia mL-1, for 2 hours, then planted in sterile sand media and placed in container with "double tray system". Experiments were performed using 15 accessions of banana i.e. 1 accession of wild musa (Musa acuminata var. malaccesis), 7 local accessions and 7 hybrid bananas. Based on greenhouse bioassay, banana Rejang#2 (AA) showed resistance to Foc TR4. The results were consistent in the field condition. Tetraploid plants for pisang Rejang#2 (AAAA) also showed resistant to Foc TR4. Cultivar Cavendish (AAA) and Madu (AA) showed highly susceptible; Ustrali (AAAB) and Goroho (AAA) showed susceptible to Foc TR4. Wild banana (Musa acuminata var. malaccensis) and Mas Jambe 4x (AAAA) showed moderate susceptible. Of the total 7 hybrids accession; 3 hybrids showed moderate susceptible, and 4 other hybrids showed susceptible to Foc TR4.

Keywords: banana plants, early detection, Foc TR4, hybrid, local

 

ABSTRAK 

Deteksi awal tingkat ketahananan tanaman pisang terhadap penyakit layu Fusarium oxysporum f. sp. cubense (Foc) dapat dilakukan pada masa pembibitan di rumah kaca. Penelitian bertujuan untuk evaluasi awal tingkat ketahanan beberapa aksesi pisang liar, pisang lokal dan pisang hasil persilangan terhadap penyakit layu Fusarium. Akar bibit pisang pada air yang berisi inokulan Fusarium (Foc VCG 01213/16 atau Foc TR4) pada konsentrasi 106 konidia mL-1, selama 2 jam yang selanjutnya ditanam pada media pasir steril dan diletakkan pada kontainer dengan pengaturan “double tray system”. Lima belas aksesi pisang yang terdiri atas 1 aksesi pisang liar (Musa acuminata var. malaccensis), 7 aksesi pisang budidaya dan 7 nomor pisang hasil persilangan dievaluasi tingkat ketahanan terhadap Foc TR4. Dari hasil pengujian di rumah kaca, pisang Rejang#2 (AA) menunjukkan status tahan terhadap penyakit layu Fusarium Foc VCG 01213/16 TR4 yang hasilnya sesuai dan stabil dengan tingkat ketahanannya di lapangan. Pisang Rejang#2 tetraploid (AAAA) juga menunjukkan status tahan terhadap Foc TR4. Pisang Madu (AA) dan Cavendish (AAA) menunjukkan hasil sangat rentan, sedangkan pisang Goroho (AAA) dan pisang Ustrali (AAAB) menunjukkan status rentan. Pisang liar Musa acuminata var. malaccensis (AA) dan pisang Mas Jambe 4x (AAAA) menunjukkan status agak rentan. Pada seleksi pisang hasil persilangan, didapatkan 3 nomor pisang hibrid dengan status agak rentan yakni 816 MDRK, 1060 MDRK, 2284 MMRK, sedangkan 4 nomor hibrid lainnya menunjukkan status rentan.

Kata kunci: deteksi dini, Foc TR4, hibrid, lokal, pisang

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-02-08
How to Cite
Handayani, T., Martanti, D., S. Poerba, Y., & , W. (2018). Deteksi Awal Ketahanan Beberapa Aksesi Pisang Lokal dan Hasil Persilangan terhadap Penyakit Layu Fusarium (Foc VCG 01213/16 TR4). Jurnal Hortikultura Indonesia, 8(2), 88-96. https://doi.org/10.29244/jhi.8.2.88-96