KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN PENAWARAN EKSPOR TUNA INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL MARKET SHARE CONSTANT ANALYSIS

  • Suwarno Suwarno Institut Pertanian Bogor
  • Rina Oktaviani Departemen Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor
  • Hermanto Siregar Departemen Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor
  • Endah Murniningtyas Institut Pertanian Bogor

Abstract

The purposes of this study are to analyze sources of tuna export growth in international market. The analysis methode of this study is Constant Market Share Analyis (CMSA). Based on the result study, Indonesia show an increase in tuna commodity export in international market because of an increase export growth in international market. Indonesia has an increase in competitiveness for frozen tuna, for example yellowfin tuna, skypjack tuna, tuna ness, and for prepared-preserved tuna, for example skypjack tuna. The important factors affecting tuna export supply are gross national product and tuna production.

Keywords: tuna,  Constant Market Share Analyis,  competitiveness, export supply.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiff, Mohamed dan Chye, Tan E. 1992. ASEAN Pacific Trade Relation. ASEAN Economic Bulletin. March.

Alamsy, I.E. 2012. Ikan Tuna Indonesia Laris Manis, LSM Asing Berulah. http:/republika.co.id/berita/nasi onal/umum/11/05/19/llf3p7ika…[23 Januari 2012].

BAPPENAS 2006. Laporan Kajian Prospek Komoditas Unggulan Kelautan dan Perikanan.

Cahya, I.N. 2010. Analisis Daya Saing Ikan Tuna Indonesia di Pasar Internasional. Bogor: Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.

[DKP]. Departemen Kelautan dan Perikanan. 2005. Revitalisasi Perikanan. Jakarta: SBP

[DKP]. Departemen Kelautan dan Perikanan. 2007. Statistik Perikanan Tangkap Indonesia 2005. Jakarta.

[DKP]. Departemen Kelautan dan Perikanan. 2008. Statistik Ekspor Hasil Perikanan 2007. Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Jakarta: Departemen kelautan dan Perikanan.

[Deperind]. Departemen Perindustrian. 2009. Roadmap Pengembangan Industri Pengolahan Hasil Laut. Jakarta: Direktorat Jenderal Industri Agro dan Kimia.

FAO. 2000. FISHSTAT Plus: Universal Software for Fishery Statistical Time Series, Version 2.3. Fisheries Department, Fishery Information, Data and Statistics Unit. Available online at www.fao.org/fi/statist/FISOFT /FISHPLUS.asp

[FAO]. Food and Agriculture Organization. 2001. Multilateral Trade Negotiations on Agriculture: A Resource, Manual I, Module 1. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

FAO. 2002. State of Fisheries and Aquaculture. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

FAO. 2011. Food Outloook. Global Market Analysis. Edisi Juni 2011.

Firdaus, M. 2011. Aplikasi Ekonometrika Untuk Data Panel dan Time Series: Seri Metode Kuantitatif. Bogor: IPB Press.

FishStatJ (FAO 2011). www.fao.org Gate, C.L., Phuong, L.Q, Maidir, I. 2007. International Trade Policy Analysis: A Handbook of Applied Metdholologies with Case Studies from Indonesia and East Asia. Jakarta: The European Union-Indonesia Trade Support Programme.

Geraci, V,J., and Prewo, W. 1977. Bilateral Trade Flow and Transport Cost. The Review of Economics and Statistics. February.

Gonarsyah, I. 2007. Tentang Pendefinisian Daya Saing Berbaisis Sumberdaya Alam. Bahan Ajar Perdagangan Internasional Lanjutan. Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Hill, C.W.L. (2005). International Business: Competing in the Global Marketplace. Fifth Edition. Boston: McGraw Hill Companies, Inc.

Jakaria. 2002. Kinerja Ekspor Manufaktur SITC 842 dan 843: Pendekatan CMS dan Model Graviti. Dalam Budi Santoso, Lukman Hakim, Sri Yani Kusumastuti. Kinerja Perdagangan Luar Negeri Indonesia Pada Masa Krisis: Suatu Kajian Empiris. Jakarta: Komite Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas TRISAKTI.

Kijboonchoo, T. And Kalayanakupt, K. 2003. Comparative Advantage and Competitive Strenght of Thai Canned Tuna Export in the World Market: 1982-1998. ABAC Journal, 23, (1).

[KKP]. Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2011. Kebijakan Importasi Ikan. Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Bahan disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat Direktorat Jenderal (Ditjen) P2HP dengan Komisi IV DPRRI pada tanggal 25 Oktober 2011.

[KKP]. Kementerian Kelautan dan Perikanan (2011). Kebijakan Importasi Ikan. Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Bahan disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat Ditjen P2HP dengan Komisi IV DPR-RI pada Taggal 25 Oktober 2011.

[KKP]. Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2011. Kelautan dan Perikanan Dalam Angka 2011. Jakarta.

Kent, G. 1983. The pattern of fish trade. ICLARM Newsletter 6(2): 12– 13.

Krugman, P.R., Obstfeld, M., Melitz, M.J. 2012. International Economics: Theory and Policy. Ninth Edition. Boston: AddisonWesley.

Kurien, J. 1998. Small-Scale Fisheries in the Context of Globalization, CDS Working Paper No. 289. Trivandrum, Kerala, India: Centre for Development Studies.

Lambaga, A. 2009. Akselerasi Ekspor Produk Perikanan Indonesia Melalui Penerapan Standar. Makassar: Prosiding PPI Standarisasi 2009.

Lindert P.H., Kindleberger C.P. 1995. Ekonomi Internasional. Edisi Kedelapan. Abdullah B, penerjemah. Jakarta: Erlangga. Terjemahan dari: International Economics 8th edition.

Mensah, I. 2010. An Analysis of the Performance of Ghanaian Canned Export Tuna to EU Market (1999-2009). (Master’s Degree Thesis in International Fisheries Management). UIT Norwegian College of Fisheries Science.

Nachrowi, N.D dan Usman H. 2006. Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.

Nazzaruddin. 1993. Komoditi Ekspor Pertanian: Perikanan dan Peternakan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Poernomo, A. (2010). Pengolahan Hasil Perikanan: Membangun Citra,

Menagguk Devisa. E-Notes BBRP2B. http://www.bbrp2b.kkp.go.id/ en/media-massa/pengolahanhasil-perikanan...[Diakses tanggal 5 Pebruari 2012].

Putthipokin, P. 2001. An Analysis of Comaparative Advantage of Thailand Canned Tuna Industry. (M.Sc Thesis). Kasetsart University.

Richardson, J.D. (1984). Constant Market Share Analysis of Export Growth. Journal of International Economics. Vol.1.

Salvatore, D. 1998. International Economics. Sixth Edition. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.

Santoso, B. 2002. Kinerja Ekspor Non Migas Indonesia Ke Tiga Negara Eropa 1983-1995. Dalam Budi Santoso, Lukman Hakim, Sri Yani Kusumastuti. Kinerja Perdagangan Luar Negeri Indonesia Pada Masa Krisis: Suatu Kajian Empiris. Jakarta: Komite Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas TRISAKTI.

Satria A., Anggraini, E., Solihin, A. 2009. Globalisasi Perikanan: Reposisi Indonesia? Bogor: IPB Press.

Sistem Informasi Agroindustri Berbasis Ekspor (SIABE), Bank Indonesia. 2011. Diakses di http://www.bi.go.id/sipuk/id/?i d=3

Tajerin dan Mursidin. 2006. Kendala Pengembangan Ekspor pada Industri Pengalengan Ikan di Indonesia di Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur. Mangrove dan Pesisir. Vol.VI No.2. Jakarta. Halaman 23-44.

Tajerin et.al. 2009. Ekonomi Udang: Model, Analisis, dan Simulasi Kebijakan. Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Tambunan, Tulus. 2000. Perdagangan Internasional dan Neraca Pembayaran: Teori dan Temuan Empiris. Jakarta: Penerbit Pustaka LP3ES.

[UNComtrade]. United Nations Commodity Trade Statistics Database. 2011. http://unstats.un.org/unsd/trade /imts/anntotpubs.htm. [Diakses tanggal 14 Desember 2011].

Verbeek, M. 2004. A Guide to Modern Econometrics. Second Edition. Rotterdam: John Wiley & Sons, Ltd.

Published
2018-02-04
How to Cite
Suwarno, S., Oktaviani, R., Siregar, H., & Murniningtyas, E. (2018). KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN PENAWARAN EKSPOR TUNA INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL MARKET SHARE CONSTANT ANALYSIS. JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN, 1(2), 120-143. https://doi.org/10.29244/jekp.1.2.120-143