AEVI-4 Investigasi Outbreak Orf di Kabupaten Bulungan Tahun 2018

  • Arif Supriyadi
  • . Mariyana
  • Elfa Zuraida
  • . Fakhrurriyadi

Abstract

Beternak kambing banyak dilakukan oleh masyarakat pedesaan untuk meningkatkan pendapatan dan sumber bahan makanan protein hewani. Problem utama yang sering dialami oleh peternak adalah adanya wabah penyakit menular yang menimbulkan kerugian dan kepanikan.  Salah satu penyakit viral yang biasa menginfeksi kambing adalah Orf.

Orf atau Ektima Kontagiosa adalah sejenis penyakit kulit sangat menular yang disebabkan oleh virus dari genus virus parapox dari keluarga virus Poxviridae (Fauquet dan Mayo, 1991) menginfeksi kambing dan domba. Gejala klinis orf adalah terjadi lesi - lesi pada kulit di sekitar bibir/mulut, terutama di sudut bibir. Penularan orf melaui kontak langsung antara hewan terinfeksi dengan hewan peka dan tidak langsung melalui bahan/alat atau lingkungan yang tercemar virus orf. Cara virus penyakit orf masuk ke dalam tubuh hewan yaitu melalui luka-luka kecil seperti goresan-goresan yang terjadi pada kulit akibat rumput yang tajam/duri atau luka karena proses mekanik lainnya (McKeever dkk ., 1988). 

Tanggal 28 Mei 2018 dilaporkan adanya  kematian 3 ekor kambing Bulungan Kalimantan Utara dengan gejala klinis erosi pada mulut meliputi  bibir, gusi, pipi, rongga mulut  dan  kuku,  Balai Veteriner melakukan investigasi  kasus penyakit tersebut untuk adalah untuk mengetahui sumber atau penyebab penyakit, faktor resiko, gejala klinis  dan saran pengendalian  melalui pengumpulan data epidemiologis dan pengambilan sampel di lokasi kejadian.
Published
2018-10-29
Section
Indonesian Veterinary Epidemiology Association