PENDAPATAN USAHATERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KPS BOGOR (KASUS : KUNAK CIBUNGBULANG DAN KELURAHAN KEBON PEDES)

Main Article Content

Leo Rio Ependi Malau
Ratna Winandi

Abstract

The development of integrated dairy farm area or “KUNAK” in Cibungbulang is one of the government’s efforts to integrate the scattered farmers in Bogor City because the separated farming system has caused a lot of technical, social and economical problems. The farmers relocation process to KUNAK Cibungbulang was not completely succeed. One of the existing dairy farm who managed to keep their business in the city of Bogor was located in Kebon Pedes. This research aimed to analyse the structure of costs, revenue and income of dairy farm business in KUNAK Cibungbulang and Kebon Pedes. The analysis method that used in this research is descriptive and quantitative approach including analysis of income and R/C Ratio. The result showed that the income of dairy farmers from Kebon Pedes is higher than the farmers from KUNAK Cibungbulang. Dairy farmers at Kebon Pedes have to think about the long term consequence of their business, considering that the farm located on densely populated area. One of the alternative is to relocate the farm to KUNAK Cibungbulang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Malau, L. R. E., & Winandi, R. (1). PENDAPATAN USAHATERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KPS BOGOR (KASUS : KUNAK CIBUNGBULANG DAN KELURAHAN KEBON PEDES). Forum Agribisnis : Agribusiness Forum, 7(1), 67-84. https://doi.org/10.29244/fagb.7.1.67-84
Section
Articles

References

Ako A. 2013. Ilmu Ternak Perah Daerah Tropis. Bogor (ID): IPB Press.

Astuti M, Widiati R, Suranindyah YY. 2010. Efisiensi Produksi Usaha Sapi Perah Rakyat (Studi Kasus pada Peternak Anggota Koperasi Usaha Peternakan dan Pemerahan Sapi Perah Kaliurang, Sleman, Yogyakarta). Buletin Peternakan, 34(1):64-69.

Haloho RD, Santoso SI, Marzuki S. 2013. Analisis Profitabilitas pada Usaha Peternakan Sapi Perah di Kabupaten Semarang. Jurnal Pengembangan Humaniora, 13(1): 65-72.

Harmini, Ratna WA, Dwi Rachmina, Feryanto. 2012. Analisis Kelayakan Usaha Ternak Sapi Perah Rakyat dan Pemasaran Susu di Jawa Timur (Studi Kasus Peternakan Sapi Perah di Kecamatan Pujon, Malang, Jawa Timur). Prosiding Seminar Penelitian Unggulan Departemen Agribisnis. ISBN 978-979-19423-8-6. Bogor, 27-28 Desember 2012.

Hernanto F. 1989. Ilmu Usahatani. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Mastuti S dan Widiyanti R. 2002. Analisis Keuntungan Usahaternak Sapi Perah Sistem Kampung Ternak dan Individual di Kabupaten Banyumas. Journal Animal Production, 4 (2): 94-100.

Rusdiana S dan Sejati WK. 2009. Upaya Pengembangan Agribisnis Sapi Perah melalui Pemberdayaan Koperasi Susu. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 27(1):43-51.

Saefullah R, Marzuki S, Handayani M. 2012. Komparasi Biaya dan Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Perah Rakyat Anggota Koperasi Unit Desa (KUD) dan Non Anggota Koperasi Unit Desa di Kabupaten Banyumas. Journal Animal Agriculture, 1 (1): 845-858.

Simamora F. 2002. Evaluasi Lingkungan Peternakan Sapi Perah di Kebon Pedes KODYA Bogor terhadap Masyarakat Sekitarnya [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Jakarta (ID): UI Press.

Soekartawi, Soeharjo A, Dillon JL, Hardaker JB. 2011. Ilmu Usahatani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Jakarta (ID): UI Press.

Soeyatno RF. 2013. Analisis Pendapatan dan Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Jawa Timur [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sudono A, Rosdiana F, Setiawan BS. 2005. Beternak Sapi Perah secara Intensif. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Syarif EK dan Harianto B. 2001. Buku Pintar Beternak dan Bisnis Sapi Perah. Jakarta (ID):Agromedia Pustaka.

Tetrapacks Compass Product and Packages. 2014. Konsumsi susu di Indonesia tahun 2007-2013. Di dalam: Seminar Managing Shelf Life of Dairy Product: FoodReview.

Yusdja Y. 2005. Kebijakan Ekonomi Industri Agribisnis Sapi Perah di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 3(3): 256-267.