Modifikasi Teknik Budidaya untuk Menurunkan Salinitas Lahan pada Tebu (Saccharum Officinarum L.) Lahan Kering di PG Cepiring Kendal

  • Antonius Hari Kristanto IPB
  • . Purwono

Abstract

Program peningkatan untuk meningkatkan produksi tebu dengan ekstensifikasi masih menghadapi banyak masalah. Tingginya tingkat konversi untuk area pertanian ke nonpertanian adalah salah satu masalahnya. Sulitnya mencari daerah yang ideal untuk budidaya tebu telah memaksa praktisi untuk menanam tebu di daerah marginal. Salah satu jenis daerah marginal untuk budidaya tebu adalah daerah salin. Teknik budidaya tebu di daerah salin perlu modifikasi khusus untuk mengurangi tingkat kesalinan yang dapat menyebabkan fisiologi dalam pertumbuhan tebu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi teknik modifikasi khusus budidaya tebu di daerah salin, dan mempelajari pertumbuhan, produksi, dan analisis ekonomi dari petani tebu. Pengamatan dilakukan dalam satu blok perkebunan tebu daerah salin dan perkebunan tebu non salin. Pengamatan menunjukkan modifikasi dari teknik budidaya daerah saline di PG Cepiring dalam teknik irigasi yang menggunakan metode kolam-alur untuk mengurangi tingkat salinitas. Metode ini bisa mengurangi salinitas tanah ke tingkat normal pada akhir dari pertumbuhan vegerative. Pengamatan pertumbuhan tebu menunjukkan bahwa pertumbuhan terhalang pada fase vegetatif awal karena efek salinitas. Produksi ini tebu di lahan salin lebih rendah daripada di tanah non salin. Berdasarkan analisis ekonomi usahatani tebu, keuntungan usahatani tebu di lahan salin dan tanah nonsalin tidak berbeda nyata.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-11-14